Denpasar dan Para Pekerja Melankolis - Day 2

on 22 Maret 2013
Judulnya panjang sih, tapi ini penting. Karena aku, Rae, Anin, Angga, Atut memang segelintir para pekerja melankolis di Ibukota yang butuh liburan akut di tengah kepadatan deadline, dan berencana travelling bareng ke Denpasar.

Dan di hari kedua ini kita bangun kesiangan. Rencananya sih banyak, tapi apa daya itinerary yang udah direncanain jauh-jauh hari dari Jakarta berubah total, yang namanya manusia tidak luput dari kekhilafan dan kelabilan :p
Kita mengarahkan diri ke Kuta, ngintip pantai dikit dan khilaf lagi ke Mal. Sambil menanti mobil sewaan kita pun menemukan restoran kece yang sebelumnya udah aku sebut di perjalanan hari pertama.


Sekali lagi, No Filter diambil dari salah satu Restoran di kawasan Kuta - Beachwalk.

Denpasar dan Para Pekerja Melankolis - Day 1

Dan akhirnya, kami para pekerja melankolis yang tergabung di perusahaan Agency Digital yg cukup terkenal di Ibukota (di Aminkan aja, cuplis!) melancarkan aksi travelling ke Denpasar dengan rencana yang udah dibuat sedemikian rupa sejak November 2012. Kita ber - 4 (empat) awalnya, dan berangkat di tanggal 16 Maret yang lalu.

Perjalanan pertama, aku tiba di Denpasar sendirian dong, dengan modal nekat melangkahkan kaki ke Jl. Poppies Lane II, Kuta Bali. Nah, biar perjalanannya berasa traveller menengah ke bawah langsung aja aku ambil keputusan untuk panas-panasan naik ojek dari Bandara. Biasanya sih para om Ojeg ini membuka harga mahal, tapi perlu diketahui dari bandara Ngurah Rai ke Kuta itu hanya sekitar 20 menitan saja, berhubung bukan ahlinya nawar maka Rp. 50.000 pun melayang, meskipun om Ojek udah nganterin keliling Poppies II nyari penginapan murahan di sana. Akhirnya, nemu penginapan bernama: Bima Shakti yang satu malemnya dihargai Rp. 120.000, tempatnya ga recommended sebenernya, tapi karena kepaksa dan karena lain dan satu hal yang ga bisa dibeberkan ke orang banyak *halah* maka aku memilih tempat ini sebagai persinggahan semalam dengan temen-temen perjalanan lainnya.
Nah, tepat di kanan losmen ini ada tempat makan prasmanan yang sangat terjangkau, enak, dan halal. Jadi, bagi kamu-kamu yg ga doyan sama makanan western, rumah makan ibu ini bisa dijadikan alternatif untuk dikonsumsi siang dan malam.

Kotak Jodoh

on 10 Maret 2013
Lagi ngubek-ngubek sebuah kotak yang bertuliskan 'CINTA', siapa tahu bertemu 'JODOH'. 
Jodoh itu seperti door prize, kamu akan kaget dan merasa terhibur jika door prize itu berada di tanganmu. Dan sedikit kecewa, terkadang jodoh belum datang kepadamu di saat yang kamu inginkan.

Optimis minus do'a.
Disuruh usaha, udah ga terhitung banyak usaha yang dilakukan. Do'a mungkin terlewat, tapi secara klise saya sampaikan usaha tanpa do'a sama kayak ngisi air ke dalam botol yang bocor "sia-sia".

Tipe Penasaran.
Udah ketemu gambaran 'JODOH', cuma penasaran sama kotak berisi jodoh ini. Pas diubek-ubek, eh malah ketemu 'JODOH' yang lain, bukan 'JODOH' yang selama ini kamu kira.

Oportunis.
Apa yang ada di kotak itu? Semua orang ingin tahu, kecuali orang yang satu ini. Apapun yang ada di dalamnya, bagaimanapun bentuknya, yang penting 'JODOH' itu harus seperti yang saya bayangin,  bisa saya gunakan.

'JODOH' kamu siapa? Coba deh ubek-ubek kotak bertuliskan 'CINTA' ini.

Drama Dunia Mimpi.. - #31

on 24 Februari 2013
Kesukaanku terhadap senja tidak akan berakhir secepat aku mengeluarkan nafas dari mulutku, atau secepat aku menghabiskan segelas air putih yang menjadi favoritku di kala haus. Menyadarkan diriku setiap hari dari kenyataan bahwa senja bukan milikku, sangatlah susah dan berat terlebih menyadarkanku untuk tidak terlalu cepat menangkap kenyataan yang salah. Senja bukan milik siapa-siapa, ada sebuah zat yang maha Kuat yang mengatur setiap kehadirannya. Zat tersebut menciptakan senja yang memancarkan ketertarikan, bukan, bukan hanya sekedar ketertarikan namun lebih besar daripada hal tersebut yang setiap harinya dapat membuat seseorang berfikir diluar batas logis manusia, mengajaknya berbicara, mengubah bentuknya menjadi yang bukan dirinya, mendekapnya, itu adalah hal yang biasa, memohon doa agar orang disekitarnya bahagia adalah diluar kelogisan itu.

Yang t'lah berlalu,
Sadarkan manusia bodoh ini untuk segera menyudahi ketidaksekedaran akan ketertarikannya kepada sosok awan yang tampak indah di sore hari menjelang maghrib itu. Sadarkan manusia tidak sempurna ini untuk tetap kembali dan menatap serta menjalani kenyataan yang memang terkadang tidak enak untuk dicicipi. Cukupkan manusia ini untuk selalu berfikir logis. Berfikir logis bahwa dunia dibalik kenyataan yang sering kita sebut dengan dunia mustahil tidak akan pernah menjadi hal yang layak dipertimbangkan keberadaannya. Mustahil untuk semua yang tidak nyata. 

Perlahan-lahan mundurlah dari dunia nyata, berpijaklah sebentar dibaliknya, dunia yang akan selalu menimangku ketika aku mulai tak berpijak lagi pada bumi. Perlahan-lahan, aku tidak bisa sesegera mungkin untuk kembali ke asal yang terasa hambar.

Harlem Shake: Versi Think.Web - #30

on 23 Februari 2013
Jadi, Harlem Shake versi macam apa yang belum ada? Atau kantor mana nih yang belum buat Video Harlem Shake-nya sendiri? Dan, komunitas mana yang belum ikutan buat Video Harlem Shake biar dianggap nge-hits?

Kantor saya sih udah, meskipun tanpa saya didalamnya. Berikut cuplikan video Harlem Shake dari Think.Web yang diambil tepat pada saat perayaan Valentine Day:

Mencoba Ikhlas - #29

Dari judulnya terlihat sangat religi, sebenarnya engga kok.

Pernah melakukan sesuatu dan merasa benar-benar ikhlas tidak hanya di wacana saja ikhlasnya? I do, and i'm doing well (sesuai dengan keterbatasan saya mengenai apa makna ikhlas yang sebenarnya). 
Ini memang ada kaitannya dengan sentilan yang diberikan Alloh beberapa waktu yang lalu, sebelum operasi saya merubah pemikiran saya jauh..360 derajat bahkan lebih. Saya merendahkan ego saya, menggagalkan rencana yang mungkin menurut Alloh tidak baik dan membuat rencana baru, mengikuti alur dan petunjuk yang Tuhan berikan kepada saya.

14 Februari 2013 - #28

on 20 Februari 2013

Sebelumnya saya tidak pernah memperdulikan hari kasih sayang, ga punya arti khusus di setiap tahun perayaan Valentine Day ini. Karena memang ga penting juga sih, dikasih cokelat, bunga, bunga deposito toh bisa dilakukan setiap hari ga harus setahun sekali di tanggal 14 Februari kan?


Tetapi!
Sejak tahun 2013 ini, tanggal ini jadi tanggal pengingat saya, tanggal pengingat karena merupakan hari dimana jantung saya nyaris copot, sekujur tubuh saya beku, dan pikiran saya menjadi kacau balau. Karena sore itu tepat di tanggal 14 Februari 2013 semuanya seakan berkesan dan penuh makna. Yap! saya berada di meja operasi bersama dokter dan tim medis yang akan menangani keluhan yang saya alami selama ini (myoma uteri).

Name Tag - #27

on 06 Februari 2013

Selamat malam menjelang pagi..


Salam hangat dari saya, di malam yang dingin dan lagi-lagi hujan dan banjir ini. Malam ini saya ga mau ngomongin tentang banjir, karena kalo hal itu dibahas ga akan pernah selesai kecuali Tuhan menghendaki untuk tidak diturunkan hujan.

Back to the topic.

Apalah arti sebuah name tag? Banyak name tag itu sebagai identitas diri bahwa kita adalah seorang pegawai atau kantor atau jati diri, keanggotaan pada sebuah tempat. Yang mana biasanya menjadi milik seseorang jika orang itu bekerja pada satu perusahaan, mempunyai beberapa fungsi selain sebagai pengenal, yakni: sebagai pembuka pintu dan dapat mengetahui kapan pegawai itu masuk dan keluar.

Welcome Early February - #26

on 01 Februari 2013
Selamat datang Februari 2013, selamat tinggal Januari 2013.
Bulan Januari yang penuh dengan deadline, penuh dengan haru, penuh dengan drama, penuh dengan perasaan bahagia, penuh deh pokoknya bulan Januari, sampe ga sadarkan diri tiba-tiba bulan udah berganti aja menjadi Februari.

Dan apa yang saya lakukan di Februari awal ini? Seperti biasa, mengerjakan tetek bengek kantor, perintilan yang kadang bikin sakit kepala, tapi yah harus dijalani. Udah seminggu ini ga melakukan kegiatan 'Pantang tidur sebelum deadline kelar', dan akhirnya kembali ke aktivitas tersebut karena'obat sakit kepala' yang rauwis-uwis. 

Selamat Jalan Januari, kalo boleh memilih, saya mau yang indah-indah aja di bulan Februari ini.
Plus saya mau ada kamu juga *halah apaan sih*

Cheerio Februari!